Ilmu
Sosial Dasar merupakan pengembangan wawasan khusus dari ilmu-ilmu sosial
(Social Science) dengan menggunakan bahan -bahan dari masing-masing disiplin
ilmu sosial yang sudah ditetapkan untuk menambah kesejahteraan sosial di tengah
masyarakat.
Hubungan Ilmu Alamiah Dasar, Ilmu Budaya Dasar, Ilmu Sosial Dasar
Ilmu Alamiah
atau sering disebut Ilmu Pengetahuan Alam dan akhir-akhir ini ada juga yang
menyebut Ilmu Kealaman, yang dalam Bahasa Inggris disebut Natural Science atau
disingkat Science dan dalam bahasa Indonesia sudah lazim digunakan istilah
Sains. Ilmu Pengetahuan Alam Dasar adalah Ilmu Pengetahuan yang mengkaji
tentang gejala-gejala dalam Alam semesta, termasuk dimuka bumi ini, sehingga
terbentuk konsep dan prinsip. Ilmu Alamiah Dasar (Basic Natural Science) hanya
mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja.
Kebudayaan
ataupun yang disebut peradaban mengandung pengertian yang luas, meliputi
pemahaman perasaan sauatu bangsa yang kompleks, meliputi pengetahuan,
kepercayaan, seni, moral, hokum, adat istiadat (kebiasaan), dan pembawaan
lainnya yang diperoleh dari anggota masyarakat. Budaya menurut Kroeber dan
Klukhan (1950) adalah kebudayaan terdiri atas berbagai tingkahlaku mantap,
pikiran, perasaan dan reaksi yang diperoleh dan terutama diturunkan oleh
symbol-simbol yang menyusun pencapaiannya secara terdiri dari kelompok-kelompok
manusia, termasuk didalamnya perwujudan benda-benda materi; pusat esensi
kebudayaan terdiri atas tradisi cita-cita atau paham dan terutama keterkaitan
terhadap nilai-nilai. Pendek kata kebudayaan dalam kaitannya dengan ilmu budaya
dasar adalah penciptaan, penertiban, dan pengolahan nilai-nilai insani ;
tercakup didalamnya usaha memanusiakan diri didalam alam lingkungan, baik fisik
maupun social.
Ilmu Sosial
Dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah-masalah social, khususnya
masalah-masalah yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia, dengan menggunakan
pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang
ilmu pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu social (seperti geografi
social, sosiologi, antropologi social,ilmu politik, ekonomi, psikologi social,
dan sejarah).
Jadi,
Hubungannya yaitu setiap manusia perlu berinteraksi satu dengan yang lainnya, maka
hal itu menyakut suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan
pengawasan, usaha-usaha para anggota organisasi. Disimpulkan bahwa hubungan ini sangat erat satu denga yang lain karena semua memiliki ketergantungan dari pihak satu dengan pihak semuanya.
pengawasan, usaha-usaha para anggota organisasi. Disimpulkan bahwa hubungan ini sangat erat satu denga yang lain karena semua memiliki ketergantungan dari pihak satu dengan pihak semuanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar