KATA PENGANTAR
Puji dan syukur
penulis panjatkan kehadirat Tuhan yg Maha Esa, karena atas segala rahmat,
karunia, serta pertolongannya sehingga penulis dapat menyelesaikan Karya Ilmiah
ini dengan judul ‘’ PENGARUH KEGIATAN
EKSTRAKULIKULER TERHADAP PERKEMBANGAN SISWA SISWI SMA SANATA KARYA LANGGUR ‘’.
Dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
dinyatakan bahwa salah satu tujuan Negara Republik Indonesia adalah
mencerdasakan kehidupan bangsa dan untuk itu setiap warga Negara Indonesia
berhak memperoleh kehidupan yang bermutu sesuai minat dan bakat yang dimiliki
tanpa memandang status sosial, ras, etnis, agama, dan gender.
Adapun
tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adalah semata-mata untuk memenuhi salah
satu tugas Bahasa Indonesia.
Tak
lupa penulis mengucapkan ucapan terima kasih kepada:
1.
Pst. W.E.Reyaan, S.S selaku kepala SMA SAKA Langgur
2.
Dra. Fransiska Jaftoran, Sebagai guru pembimbing
3.
Serta semua pihak yang telah membantu penulis dalam
menyusun dan menyelesaikan karya ilmiah ini.
Dalam penulisan karya
ilmiah ini, penulis juga menyadari bahwa karya ilmiah ini masih sangat jauh
dari kesempurnaan. Oleh karena itu penulis mengharapkan segala saran,masukan,
serta kritikan yang dapat membangun serta menyempurnakan karya ilmiah ini.
Akhirnya, semoga karya ilmiah ini dapat membantu dan bermanfaat bagi kita
semua.
Langgur, 28 Mei 2012
Penulis
DAFTAR ISI
Kulit Luar
Halaman Judul
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1.
Latar Belakang
1.2.
Rumusan Masalah
1.3.
Tujuan Pembahasan
1.4.
Anggapan Dasar
1.5.
Sumber data, Populasi
dan Sampel
1.6.
Metode dan Teknik
BAB 2
ANALISA / PEMBAHASAN
A. Pengertian Kegiatan Ekstrakulikuler
B. Fungsi Kegiatan Ekstrakulikuler
C. Tujuan dan Manfaat Kegiatan Ekstrakulikuler
D. Princip Princip Kegiatan Ekstrakulikuler
E. Format Kegiatan Ekstrakulikuler
F. Jenis Jenis Kegiatan Ekstrakulikuler
G. Instrumen Penelitian
H. Hasil Penelitian dan Pembahasan
BAB 3
SIMPULAN DAN SARAN
BAB 4 BAGIAN
PENUTUP
4.1 Daftar Pustaka
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Belajar mengajar pada
dasarnya merupakan proses interaksi edukatif antara guru dan siswa.
Tujuan dari interaksi edukatif tersebut meliputi tiga aspek, yakni aspek
kognitif, afektif dan psikomotorik. Untuk mencapai tujuan secara baik,
diperlukan peran maksimal dari seorang guru, baik dalam penyampaian materi,
penggunaan metode, pengelolaan kelas dan sebagainya. Selain itu, diharapkan
kepada guru untuk lebih kreatif untuk melakukan kegiatan pendukung pembelajaran
didialam kelas.
Di berbagai sekolah,
sering muncul sebuah kegiatan yang dapat membantu seorang siswa agar dapat
mengembangkan bakat dan minatnya di luar bidang akademik. Nama kegiatan
tersebut adalah Kegiatan Ekstrakurikuler.
Kegiatan Ekstrakurikuler merupakan
kegiatan yang dapat mengembangkan kepribadian, bakat, dan kemampuan seorang siswa di berbagai bidang di luar bidang akademik. Kegiatan
ini diadakan secara swadaya dari pihak sekolah
maupun siswa-siswi itu sendiri untuk merintis kegiatan di luar jam pelajaran sekolah.
Banyak siswa-siswi menganggap bahwa, kegiatan ini hanya sekedar dibuat
dan tidak ada maanfaatnya, bahkan mereka menganggap bahwa, kegiatan ini sebagai
bahan acuan dan tidak perlu mengikutinya secara serius. Padahal, kegiatan ini
sangat penting bagi seorang siswa maupun seorang siswi, karena meskipun
kegiatan ini dilaksanakan di luar jam pelajaran sekolah, namun kegiatan ini bertujuan
positif untuk kemajuan dari siswa-siswi itu sendiri.
Dari uraian diatas maka penulis tertarik untuk mengambil judul “ PENGARUH KEGIATAN EKSTRAKULIKULER TERHADAP
PERKEMBANGAN SISWA-SISWI SMA SANATA KARYA
LANGGUR ” ,sebagai judul karya ilmiah penulis.
1.2 Rumusan
Masalah
Dilihat dari pembatasan masalah, maka penulis
merumuskan masalah sebagai berikut:
“ Mengapa
kegiatan Ekstrakulikuler sangat berpengaruh terhadap perkembangan siswa siswi
SMA SAKA’’ ?
1.3 Tujuan Pembahasan
Adapun tujuan penulisan karya ilmiah ini yaitu:
“
untuk mengetahui perkembangan kegiatan Ekstrakulikuler siswa siswi di SMA
SAKA’’ .
1.4 Anggapan Dasar
1.4.1 Hipotesis
Mungkin ada
beberapa alasan mengapa kegiatan Ekstrakulikuler di SMA SAKA tidak berkembang.
Hal ini mungkin disebabkan karena tidak adanya dukungan dari diri sendiri serta
menganggap bahwa kegiatan ini seperti bahan acuan. Selain itu metode dan cara
mengajar guru yang tidak disukai atau tidak menyenangkan yang sering kali
dijadikan alasan mengapa kegiatan Ekstrakulikuler di SMA SAKA tidak berkembang.
1.5 Sumber Data, Populasi dan Sampel
a.
Sumber
data diperoleh melalui data sekunder, yaitu data diolah oleh pihak tertentu.
Data tersebut digunakan dengan cara melalui penjelasan secara deskriptif yang
disebut data kualitatif.
b. Populasi dan sampel penelitian yang dipakai oleh
penulis adalah SMA SAKA LANGGUR, pada kelas X-2, XI-IS1, XI-IA.
1.6 Metode dan Teknik
Metode yang penulis gunakan adalah dengan metode kepustakaan, yaitu
wawancara, dan daftar kuisioner, serta metode deskriptif yaitu penulis
mengambil data secara langsung dilapangan dan menulis apa adanya.
BAB II
ANALISA
DAN PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Kegiatan Ekstrakulikuler
Kegiatan Ekstrakurikuler adalah kegiatan yang
dilaksanakan disekolah atau di lingkungan masyarakat untuk menunjang program
pengajaran. Berdasarkan pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa yang
dimaksud dengan Kegiatan Ekstrakurikuler adalah kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran dan
pelayanan konseling dengan tujuan untuk
membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat dan
minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik
dan tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berwenang di sekolah / madrasah.
Kegiatan ini diadakan secara swadaya dari pihak sekolah
maupun siswa-siswi itu sendiri untuk merintis kegiatan di luar jam pelajaran sekolah. Kegiatan Ekstrakurikuler
ini sendiri dapat berbentuk kegiatan pada seni, olahraga, pengembangan kepribadian, dan kegiatan lain yang
bertujuan positif untuk kemajuan dari siswa-siswi itu sendiri.
B.
Fungsi
Kegiatan Ekstrakulikuler
a.
Pengembangan, yaitu fungsi kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan
kemampuan dan kreativitas peserta didik sesuai dengan potensi, bakat dan minat
mereka.
b.
Sosial, yaitu fungsi kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan kemampuan
dan rasa tanggung jawab sosial peserta didik.
c.
Rekreatif, yaitu fungsi kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan
suasana rileks, menggembirakan dan menyenangkan bagi peserta didik yang
menunjang proses perkembangan.
d.
Persiapan Karir, yaitu fungsi kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan
kesiapan karir peserta didik.
C.
Tujuan
dan Manfaat Kegiatan Ekstrakulikuler
1. Tujuan Kegiatan Ekstrakulikuler
a.
Menyalurkan dan mengembangkan potensi dan bakat peserta didik agar dapat
menjadi manusia yang berkreativitas tinggi dan penuh dengan karya.
b.
Melatih sikap disiplin, kejujuran, kepercayaan, dan tanggungjawab dalam
menjalankan tugas.
c.
Mengembangkan etika dan akhlak yang mengintegrasikan hubungan dengan Tuhan,
Rasul, manusia, alam semesta, bahkan diri sendiri.
d.
Mengembangkan sensitivitas peserta didik dalam melihat persoalan-persoalan
sosial-keagamaan sehingga menjadi insan yang produktif terhadap permasalahan
sosial keagamaan.
e.
Memberikan bimbingan dan arahan serta pelatihan kepada peserta didik agar
memiliki fisik yang sehat, bugar, kuat, cekatan, dan terampil.
f.
Memberi peluang peserta didik agar memiliki kemampuan untuk komunikasi (human
relation) dengan baik, secara verbal dan nonverbal.
2.
Manfaat Kegiatan Ekstrakulikuler
a.
Siswa terlatih dalam satu organisasi.
b.
Siswa terlatih dalam suatu kegiatan EO ( Even
Organizer ).
c.
Siswa terlatih menjadi seorang pemimpin.
d.
Siswa terlatih berinteraksi dengan kegiatan luar
sekolah.
e.
Siswa terlatih mempunyai suatu ketrampilan,
sebagai benih utnuk berkembang ke depan.
f.
Siswa terlatih menghargai kelebihan orang lain.
g.
Siswa terlatih menghadapi tantangan yang datang.
h.
Siswa terlatih membuat relasi yang langgeng (
Interpersonal ).
i.
Siswa termotivasi akan cita-citanya /karir yang
akan ia raih.
j.
Siswa termotivasi akan cita-citanya /karir yang
akan ia raih.
k.
Tanpa disadari Siswa merasa bertanggungjawab atas
kemajuan sekolahnya.
l.
Siswa menghargai jerih payah orang tuanya.
m.Siswa
berwawasan internasional.
D.
Princip-Princip Kegiatan Ekstrakulikuler
a.
Individual, yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan
potensi, bakat, minat peserta didik masing-masing.
b.
Pilihan, yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan
keinginan dan diikuti secara sukarela peserta didik.
c.
Keterlibatan aktif, yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang menuntut
keikutsertaan peserta didik secara penuh.
d.
Menyenangkan, yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler dalam suasana yang
disukai dan menggebirakan peserta didik.
e.
Etos kerja, yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang membangun semangat
peserta didi untuk beerja dengan baik dan berhasil.
f.
Kemanfaatan sosial, yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang
dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat.
E.
Format Kegiatan Ekstrakulikuler
a.
Individual, yaitu format kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti peserta
didik secara perorangan.
b.
Kelompok, yaitu format kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti oleh kelompok-kelompok
peserta didik.
c.
Klasikal, yaitu format kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti oleh peserta
didik dalam satu kelas.
d.
Gabungan, yaitu format kegiatan ekstraurikuler yang diikuti peserta didik
antar kelas atau antar sekolah.
e.
Lapangan, yaitu format kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti seorang atau
sejumlah peserta didik melalui kegiatan diluar kelas atau kegiatan lapangan.
F.
Jenis Jenis Kegiatan Ekstrakulikuler
a. Olahraga dan Kesenian Sekolah
Olahraga dan kesenian sebenarnya sudah diselenggarakan dalam bentuk bidang
studi yang disediakan jam pelajaran khusus. Namun untuk mewujudkan kedua bidang
tersebut di luar jam pelajaran, setiap kepala sekolah sebagai pemimpin perlu
menaruh perhatian, meskipun mungkin secara pribadi kurang tertarik pada salah satu
atau kedua bidang tersebut. Perhatian itu dimanifestasikan dalam usaha melakukan
pengendalian pelaksanaannya antara lain:
Ø
Menunjuk dan mengangkat guru sebagai penanggungjawab pelaksanaannya
(koordinator bidang) yang bertanggungjawab kepada kepala sekolah
Ø Mengusahakan agar para guru yang bersangkutan mendapat
kesempatan mengikuti penataran atau kursus-kursus mengenai bidang tersebut
Ø Membantu mengadakan alat
kelengkapan yang diperlukan.
b.
Program Perkemahan
Kegiatan ini mendekatkan
peserta didik dengan alam. Karena itu agar kegiatan ini tidak hanya sekedar
hiburan atau menginap di alam terbuka, sejumlah kegiatan seperti perlombaan
olahraga, kegiatan intelektual, uji ketahanan, uji keberanian dan penyadaran
spiritual merupakan jenis kegiatan yang dapat dikembangkan selama program
perkemahan ini berlangsung.
c.
Palang Merah Remaja (PMR)
Palang Merah Remaja (PMR)
adalah sebuah wadah atau organisasi pelajar yang mempunyai tugas dan tanggung
jawab untuk melakukan pelayanan-pelayanan kesehatan dan medis terhadap para
korban atau pasien yang membutuhkan pertolonan, baik di lingkungan internal
sekolah maupun masyarakat yang berada di sekitarnya. Peran dan fungsi
organisasi ini juga sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), dan dalam banyak
hal PMR bekerja sama dengan PMI untuk mengembangkan program-program pelayanan
kesehatan dan medis kepada masyarakat.
G. Instrumen Penelitian
Instrumen yang
digunakan penulis berupa daftar pertanyaan. Berikut contoh daftar pertanyaan yang
digunakan penulis untuk melakukan penelitian:
1.
Menurut
anda, apa itu kegiatan Ekstrakulikuler ?
Jawab:.............................................................................................................................
2.
Apakah
anda senang dengan adanya kegiatan Ekstrakulikuler ?
a.
Senang c. Kurang senang
b.
Sangat
senang d. Tidak senang
3.
Apakah
anda sering mengikuti kegiatan Ekstrakulikuler ?
a.
Sering c. Jarang
b.
Sangat
sering d. Sangat jarang
4.
Apa
jenis kegiatan Ekstrakulikuler yang anda minati ?
Jawab:…………………………………………………………….
5.
Pentingkah
kegiatan Extrakulikuler bagi anda ?
a.
Penting c. Cukup penting
b.
Sangat
penting d. Tidak penting
6.
Apakah
kegiatan Ekstrakulikuler membosankan bagi anda ?
a.
Ya c. Cukup
b.
Tidak d. Kurang
7.
Apakah
kegiatan Ekstrakulikuler bermanfaat bagi anda ?
a.
Ya c. Cukup
b.
Tidak d. Kurang
8.
Apa
dampak dari kegiatan Ekstrakulikuler terhadap anda ?
a.
Positif c. Positif - Negatif
b.
Negatif d. Biasa saja
9.
Menurut
anda, bagaimana perkembangan kegiatan Ekstrakulikuler di sekolah anda ?
a.
Biasa
saja c. Menurun
b.
Naik d. Cukup
10.
Apa
saja jenis kegiatan Eksrtakulikuler yang sering dilaksanakan di sekolah anda ?
a.
Olahraga c. Menjelajah
b.
Kesenian d. jawaban a, b dan c
H. Hasil Penelitian dan Pembahasan
Ø Deskripsi Hasil Penelitian
Berikut ini penulis melaporkan
deskripsi hasil penelitian yang telah diubah dari jawaban hasil penelitian
kedalam bentuk table.
NO
|
PILIHAN JAWABAN
|
K E L A S
|
TOTAL KESELURUHAN
|
||
X
|
XI
|
XII
|
|||
1
|
Sebagian besar siswa menjawab, Untuk mengembangkan minat dan bakat
seseorang.
|
8
|
17
|
-
|
88%
|
2
|
A
|
3
|
9
|
-
|
12%
|
B
|
4
|
11
|
-
|
15%
|
|
C
|
3
|
-
|
-
|
3%
|
|
D
|
-
|
-
|
-
|
-
|
|
3
|
A
|
3
|
10
|
-
|
13%
|
B
|
2
|
4
|
-
|
6%
|
|
C
|
5
|
6
|
-
|
11%
|
|
D
|
-
|
-
|
-
|
-
|
|
4
|
Olahraga
|
5
|
|||
Kesenian
|
4
|
||||
Lainnya
|
1
|
||||
5
|
A
|
5
|
8
|
-
|
13%
|
B
|
3
|
10
|
-
|
13%
|
|
C
|
2
|
2
|
-
|
4%
|
|
D
|
-
|
-
|
-
|
-
|
|
6
|
A
|
-
|
-
|
-
|
-
|
B
|
8
|
16
|
-
|
24%
|
|
C
|
1
|
4
|
-
|
5%
|
|
D
|
1
|
-
|
-
|
1%
|
|
7
|
A
|
9
|
16
|
-
|
18%
|
B
|
-
|
-
|
-
|
-
|
|
C
|
1
|
4
|
-
|
5%
|
|
D
|
-
|
-
|
-
|
-
|
|
8
|
A
|
4
|
14
|
-
|
18%
|
B
|
-
|
-
|
-
|
-
|
|
C
|
2
|
1
|
-
|
3
|
|
D
|
4
|
5
|
-
|
9%
|
|
9
|
A
|
4
|
5
|
-
|
9%
|
B
|
2
|
3
|
-
|
5%
|
|
C
|
3
|
4
|
-
|
7%
|
|
D
|
1
|
13
|
-
|
14%
|
|
10
|
A
|
4
|
5
|
-
|
9%
|
B
|
-
|
3
|
-
|
3%
|
|
C
|
-
|
-
|
-
|
-
|
|
D
|
6
|
14
|
-
|
20%
|
|
Ø Hasil Pembahasan
Hasil penelitian yang diperoleh oleh penulis adalah perkembangan
kegiatan Ekstrakulikuler siswa siswi SMA Sanata Karya Langgur cukup berkembang,
namun masih saja ada faktor faktor yang mempengaruhi perkembangan kegiatan
Ekstrakulikuler tersebut.
BAB III
SIMPULAN DAN SARAN
A.
Kesimpulan
Berdasarkan uraian di atas, maka ternyata
hipotesis yang penulis ajukan cukup kecil. Bahwa perkembangan kegiatan
ekstrakulikuler siswa siswi SMA SAKA cukup berkembang.
Kegiatan Ekstrakurikuler di SMA SAKA sangat penting
dalam pendidikan nilai karena dalam kegiatan tersebut siswa mendapatkan
pengalaman langsung, terlibat secara aktif dalam kegiatan tersebut dan
menyediakan cukup waktu diluar jam efektif pelajaran, sehingga pendidikan nilai
lebih terakomodasi melalui aktivitas kegiatan ekstrakurikuler.
B.
Saran
1.
Sekolah harus menyiapakan sarana prasarana kegiatan Ekstrakulikuler yang
memadai karena itu sangat penting untuk perkembangan siswa siswi tersebut.
BAB IV
PENUTUP
4.1. Daftar Pustaka
http: //www.google.com
http://www.wikipedia.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar